enterly.id

Inspiration

Melihat potensi berkebun di pekarangan rumah, Solusi di masa pandemi?

Peluang bisnis yang satu ini lebih tepat untuk anda yang senang menata rumah dan senang melihat rumah tampak cantik dengan beragam tanaman hias.

Share artikel ini melalui:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Source: https://ilmubudidaya.com

Pandemi COVID-19 memaksa kita untuk tetap produktif dan menciptakan budaya baru, salah satu contohnya adalah berkebun di pekarangan rumah berupa sayuran organik.

Masa pandemi COVID-19 ini memaksa setiap orang untuk mengurangi mobilitasnya dan memilih untuk tetap tinggal di rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus. Kondisi ini tidak serta merta membuat kita menjadi tidak produktif. Banyak hal yang dapat kita lakukan dan menjadi produktif meski di dalam rumah yaitu salah satunya adalah berkebun sayuran organik di pekarangan rumah.

Berkebun di halaman rumah merupakan salah satu aktifitas yang bisa mendatangkan keuntungan di masa yang datang. Kita dapat menanam tanaman organik yang dapat dikonsumsi untuk keperluan bisnis atau dikonsumsi secara pribadi yang tentu saja kualitas lebih terjaga. Disisi lain, kita pun juga akan diuntungkan dari segi belanja bulanan yang sedikit berkurang.

Peluang Bisnis Berkebun di Halaman Rumah

Berkebun di halaman rumah ini sangat berpotensi menambah pundi-pundi penghasilan yang menjanjikan. Berikut ini beberapa peluang bisnis yang ada ketika memutuskan untuk berkebun di halaman rumah.

Menanam Sayuran Organik

Berkebun di halaman rumah tidak perlu media tanam yang luas, anda bisa menerapkan sistem hidroponik. Dengan memanfaatkan halaman rumah yang terbatas, sayuran organik pun bisa dikembangkan.

Sayuran organik saat ini menjadi salah satu bahan pangan yang banyak dicari. Orang rela untuk merogoh kocek dalam-dalam untuk mendapat sayuran organik karena mengutamakan kualitasnya untuk dikonsumsi. Maka dari itu, sayuran organik ini sangat cocok untuk dimanfaatkan untuk memulai berkebun di halaman rumah.

Jenis sayuran organik yang banyak diminati oleh konsumen diantaranya sawi hijau, pakcoy, daun selada, brokoli, wortel, kacang panjang dan sayuran hijau lainnya.

Tips:Jika ingin memulai untuk memasarkan hasil sayuran organik anda, mulailah dari orang-orang terdekat terlebih dahulu. Kemudian manfaatkanlah social media untuk media pemasaran yang lebih luas.

Tanaman Hias

Peluang bisnis yang satu ini lebih tepat untuk anda yang senang menata rumah dan senang melihat rumah tampak cantik dengan beragam tanaman hias. Menanam tanaman hias akan membuat anda lebih merasa enjoy. Bagaimana tidak, setiap hari anda bisa memandangi kecantikan bunga-bunga dengan penuh warna. Selain itu, menanam tanaman hias juga dapat mendatangkan pundi-pundi rupiah yang menguntungkan. Salah satu tanaman hias yang dapat dijadikan sumber penghasilan adalah mawar.

Mawar memiliki kharisma tersendiri bagi kebanyakan orang. Bentuknya yang cantik dan harum kerap kali dijadikan hadiah untuk orang terkasih. Jika anda berhasil membudidayakan bunga mawar dalam jumlah banyak, anda bisa menjual puluhan tangkai bunga mawar ini ke toko bunga. Satu tangkai biasanya dijual seharga Rp. 5.000,- hingga Rp. 15.000,-. Kalau memiliki keahlian merangkai bunga, harga jual juga akan semakin tinggi yaitu berkisar Rp. 50.000,- hingga Rp. 200.000,-. Cukup menarik bukan.

Tanaman Buah

Sama seperti halnya sayuran organik, buah organik pun juga punya peminat yang lumayan besar juga. Pada prinsipnya tanaman buah dapat dijadikan sumber penghasil pundi-pundi yang menjanjikan juga. Jika anda memiliki hasil panen buah organik ini, anda dapat menjualnya secara langsung ataupun anda dapat menjualnya dalam bentuk produk minuman jus buah organik.

Di tengah momentum pandemi COVID-19 ini, bisnis minuman jus buah organik juga tengah digandrungi banyak orang. Anda dapat menjualnya dengan menggunakan botol dan dijual melalui media sosial. Konsep yang menarik bukan?

Itulah beberapa peluang bisnis yang dapat anda jadikan referensi untuk menjalankan kegiatan yang produktif di dalam rumah dengan berkebun. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk membantu anda menemukan aktifitas yang produktif di dalam rumah. 

Related Articles